Message, Rice, and a cup of tea.

Selamat Pagi..
Selamat Weekend..
Happy Saturday..

mengawali sabtu pagi ini dengan mengirimkan sebuah pesan kepada seseorang dan kembali menarik selimut sesaat setelahnya. udara yang cukup membuat lengket dengan kasur,bantal,selimut, membuat gue enggan untuk bangun.

08.30, jam di handphone gue, dan gue memaksakan untuk beranjak dari kasur karena matahari sudah cukup bersinar. kembali gue mengirimkan pesan dan ternyata dia pun baru bangun (lagi) dari tidurnya setelah membalas pesan gue yang pertama. Kebo!. sampai pada akhirnya gue memutuskan untuk menelpon si doi yang baru bangun. dengan suara yang masih bagaikan sound system agak rusak, doi berusaha berbicara. kangen, itu yang gue rasakan sehingga gue memutuskan nelpon walaupun si doi masih agak ngantuk. setelah pembicaraan yang cukup panjang, si perut memberikan sinyal untuk segera dimanja. pemutusan saluran telpon pun akhirnya terjadi karena si doi juga nampak perutnya ingin dimanja.

nasi putih + tempe goreng + ikan lele +  kentang pedes dan teh manis anget menemani makan gue pagi ini. setelah tidak lama memulai makan, salah seorang teman kosan turun ke dapur kosan untuk mengambil sarapan. setelah sarapan, 2 mahasiswa tingkat akhir ini seakan sedang merenungi nasibnya. obrolan hangat pun terjadi.

pengalaman masuk PTS dan penolakan yang dilakukan terhadap PTN favorit menjadi awal pembicaraan hingga merujuk kepada sebuah tema yang agak kurang menyenangkan untuk mahasiswa Tingkat Akhir, ya apalagi kalo bukan Tugas Akhir. menentukan masa depan yang tidak terbaca arahnya, seakan benar dengan pepatah yang berbunyi “Kehidupan Setelah Kuliah adalah Hutan Belantara yang Sesungguhnya“. gue bersama teman gue tidak begitu tau apa yang harus disiapkan untuk memasuki Hutan Belantara itu, apakah harus persenjataan yang lengkap serta bekal yang cukup ataukah kita cukup menaklukan Hutan tersebut dengan sebilah pisau dapur.

mungkin pada saat nantinya hal ini akan menjadi hal seru yang bisa diceritakan kepada anak cucu. mungkin dan semoga.

semoga semua yang gue harap dan gue mimpikan dapat tercapai. usaha dan mimpi, menurut gue perpaduan yang bagus untuk mencapai cita cita lo, walaupun butuh usaha lebih, tapi gue masih punya keyakinan, gue BISA!.

(Tidak) Sekedar update.

Selamat malam semuanya..Selamat Bulan Juni..

Setelah sekian lama akhirnya gue menulis lagi di blog ini. sekedar sharing aja sih kemana aja gue selama ini.

udah satu bulan lebih gue ga update blog ini, sebenernya sih banyak cerita dan pemikiran random yang mau gue tuangkan, tapi belakangan ini, gue selalu berpikir buat konsen ke Tugas Akhir gue yang sampe detik ini juga belum kelar.

gue terlalu sibuk memenuhi semua egoisme gue, disaat gue janji sana sini untuk konsen untuk mengerjakan Tugas Akhir gue, sekarang tidak terlihat bukti nyata, janji palsu dan terlihat seperti omong kosong belaka. Tujuan gue kuliah, buat lulus, tiada yang lain. tapi seakan gue melupakan hal itu disaat egoisme gue memilih untuk seakan gue lari dari masalah “Tugas Akhir” gue. tertuah berbagai macam alasan untuk bisa lari dari masalah, beribu-ribu alasan bisa gue berikan ke setiap orang yang menanyakan kabar Tugas Akhir gue. tapi tidak bisa memberikan satu alasan yang pasti kenapa gue harus kelarin tuh Tugas Akhir.

sebenernya sih gue merasa diri gue agak gagal untuk kasus ini. detik terus bergerak, jam terus berdentang, matahari terus seakan memutari bumi. tapi gue merasa Tugas Akhir gue hanya berjalan di tempat. udah banyak yang ngingetin untuk segera menyelesaikan Tugas Akhir gue ini, tapi seperti tidak ada kemauan atau memang tidak ada kemauan dari diri gue untuk menyelesaikannya.

gue bingung dengan kenyamanan gue meninggalkan kewajiban gue sebagai mahasiswa Tingkat Akhir. entah apa yang salah dari diri gue. apa mungkin jalan gue mencapai sukses seperti ini, selalu merasa sudah berusaha keras tapi tidak membuahkan hasil yang diinginkan atau kerja keras yang gue lakukan saat ini tidak seberapa.

dibalik itu semua, keluhan gue mungkin akan membuat lebih terperosok ke dalam jurang, mungkin udah saatnya gue bangkit, gue berjuang. tidak ada yang sia-sia dari perjuangan yang sungguh-sungguh. capek dan sakit itu merupakan hal biasa, tapi kalo sukses, itu seperti mendapatkan buah paling enak di dunia. nyaman, senang, dan terharu.

semoga paragraf terakhir gue ga jadi tulisan semata, tapi menjadi pemicu gue dan hal yang gw impikan menjadi nyata, lulus bulan Juli. Amin. 🙂