Persegi berwarna Kuning.

Selamat Pagi..
Selamat Berakhir Pekan..
Selamat Tinggal April (sebentar lagi)…

Setelah semalem berniat untuk kembali berkarya untuk menyaring atau sharing dengan ide dan pikiran random selama perjalanan dari Dago menuju Dakol. bagi gue, entah kenapa jalan itu bisa dijadikan sebagai tempat harta karun dari segala macam pemikiran random. ga ngelamun juga sih gue nyetirnya, tapi dengan melihat berbagai macam orang di jalanan, seakan menjadi sebuah inspirasi bagi gue yang mempunyai daya imajinasi berlebih.

ketika menyetir terkadang gue suka menggeleng kepala sendiri, angguk kepala sendiri, bahkan bergumam sendiri. mungkin ketika mulai menggerakkan kepala, pengemudi kendaraan dibelakang gue akan berpikir “ini orang ayan koq boleh sih mengemudi sepeda motor”.

dan semalem, pemikiran random gue berawal ketika gue melihat setiker disebuah motor yang bertuliskan  “berani nyelip, aing tonjok”. awalnya dengan imajinasi gue yang berlebih, gue langsung mikir, apakah ketika gue menyelip motor ini gue akan ditonjok? dengan sifat gue yang ‘practical’ gue memberanikan diri untuk menyelip dan hasilnya…………fine fine aja gue tuh. sesaat setelah itu gue langsung berpikir atau lebih tepatnya berimajinasi “stiker itu gunanya buat apa sih?”.

setiap gue pergi dan melakukan perjalanan, gue selalu melihat entah motor atau mobil yang memakai stiker Persegi berwarna Kuning dan menurut gue tulisan itu ga ‘meaning’. jujur mungkin ini pemikiran gue aja yang terlalu ribet, tapi ya ini gue, sharing, kalo ga suka yaudh.

gini, gue mau sharing dengan beberapa tulisan yang gue anggap agak annoying. contohnya “yang nyetir lebih ganteng daripada yang dibonceng”, oke, itu semacam kegeeran dari si pengendara, tapi pada saat gue liat yang nyetir itu cewe dan yang dibonceng itu cowo, apakah sudah terjadi emansipasi? ataukah si cewe merupakan hasil transgender. gue bingung. seharusnya kan stiker itu menunjukkan tentang diri kita, tapi kalo dengan gaya atau style seperti itu, berarti menunjukkan kalo loe merupakan hasil transgender.
contoh lainnya adalah yang masalah gue sebutkan diatas, gue ga pernah liat ada orang ribut atau berantem karena gara gara saling menyalip. so, apa artinya loe pasang stiker itu?????. kenapa sih kalian orang indonesia terlalu ga jelas. apakah hal hal kecil seperti ini yang membuat orang percaya akan tulisan yang dibuat media massa. kalian yang percaya akan kegantengan seseorang yang mengendarai sepeda motor karena sebuah stiker dapat dengan mudah terprovokasi dengan tulisan media massa yang mendukung Presiden SBY harus turun. karena kalian percaya Tulisan. itu menurut gue.

coba kita sebagai orang Indonesia, membuat sedikit hal yang lebih berguna, stiker-stiker ga berguna itu hanya akan membuang-buang kertas dan secara tidak langsung sama saja seperti menebang ratusan bahkan ribuan pohon.
ataukah kita hanya mengikuti budaya orang luar yang membuat sebuah stiker atau gantungan mobil yang berbunyi “Baby in Car”, tapi menurut gue, orang luar negeri sana membuat itu memiliki arti yang sesuai, seperti contoh, orang atau mobil yang terdapat stiker itu boleh berjalan lebih lambat di Jalan Bebas Hambatan karena mereka sedang membawa bayi, sedangkan Indonesia, apakah stiker akan membuat kita terlihat lebih ganteng?.

oke,segitu dulu sharing atas pemikiran random gue, gue sharing ini hanya atas dasar pemikiran gue semata, kalo ga suka yudh, kalo suka juga yudh. ga ada efek yang pasti, just sharing🙂

anyway, good morning friends🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s