Semua Tentang Ani.

“kriiing..!!” bel istirahat berbunyi dan itu bertanda untuk main bola. semua anak laki laki di kelas pergi ke lapangan untuk segera bermain. gw, yang saat itu telat keluar karena belum selesai menyelesaikan catatan dari ibu guru melihat seorang anak perempuan duduk sendirian sambil asik menyantap bekalnya. terlihat asing dan tentu saja asing, dia adalah anak baru di kelas gw. anak pindahan dari jawa timur. dengan malu malu, gw beranikan diri mendekatinya, kenalan, dan namanya Ani. cukup manis namanya, semanis mukanya. hanya sekedar berkenalan, ya itu yang gw lakukan dikala masih duduk di bangku Sekolah Dasar jika bertemu dengan orang baru, tanpa memperhatikan lebih lanjut. yaiyalah SD, masa iya naksir pada pandangan pertama.

di keesokan harinya, pada saat istirahat, kembali gw melihat Ani duduk asik dengan menyantap bekal yang katanya buatan dari ibunya. tapi saat ini yang gw liat beda, gw pikir Ani adalah anak pemalu, tapi dia ternyata cukup gaul dengan bermain dengan teman cewe gw yang lain dan gw liat anaknya cukup asik.

karena hujan, gw memutuskan untuk tidak bermain bola walaupun teman-teman gw bermain bola. melihat kembali Ani sedang duduk sendirian di teras depan kelas membuat gw memutuskan untuk mengajak berbicara. ternyata dia bernama Ani pindah ke jakarta karena ayahnya dipindah tugaskan ke jakarta, terpaksa dirinya ikut ke jakarta dan kembali melanjutkan sekolah di salah satu SD di bilangan Jakarta. anaknya perempuan yang cukup asik dijamannya, berteman dengan siapa aja dan ga pernah malu untuk berbicara dengan orang yang baru dia kenal, menarik.

di kelas, Ani anak yang cukup pintar dengan matematika, ia selalu menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh ibu guru. dengan kepintarannya, ia juga bukan anak yang sombong dan angkuh, dengan sukarela ia akan mengajarkan teman-temannya yang kesusahan. pintar, gaul, manis, cukup untuk terus mengamatinya dari hari ke hari. ini anak SD udah naksir2an aja gw. *tepok jidat*

untuk mencegah terjadinya pencitraan yang kurang baik, ceritanya gw percepat menjadi beberapa taun ke depan.

hari hari dilewati dengan senang dan sedih hingga sampai dimana saat lulusan SD. beberapa teman deket gw memutuskan untuk mengambil sekolah swasta dikarenakan pada saat itu untuk masuk sekolah swasta tidak diperlukan NEM yang tinggi, berapa pun NEM kalian pasti bisa masuk asalkan tes nya lulus. begitupun dengan gw, karena satu dan lain hal jadi memutuskan untuk mengambil sekolah swasta padahal dari segi NEM masih cukup untuk masuk ke SMP Negeri unggulan dikala itu.
tapi lainnya halnya dengan Ani, saat gw tanya dia memutuskan untuk pergi ke sekolah negeri karena agak dituntut oleh ayahnya untuk sekolah negeri. dengan keputusan tersebut ya gw akhirnya terpisah sekolahnya dengan Ani. Ani si anak perempuan gaul, pintar, dan manis.

3 tahun ternyata waktu yang cukup sebentar berada di sekolah menengah pertama. ga nyesel juga diterima di sekolah swasta, banyak pengalaman dan pelajaran yang di dpt yang gw rasakan hingga saat ini. banyak hal konyol yang gw lakukan juga selama di sekolah, hal  hal yang pastinya sangat gw ingat hingga saat ini, hal yang bisa membuat gw tertawa kalo gw inget kejadiannya dan menyebut hal hal tersebut dengan crazy thing . hal yang gw pun ga nyangka koq bisa ya gw melakukan hal seperti itu. selang hari libur dan ribetnya mencari SMA dikala itu, akhirnya gw mendaratkan kaki gw untuk menambah ilmu gw disalah satu SMA yang berada di tengah kota jakarta.

SMA, yang dibilang anak muda kelewat gaul merupakan masa masa terindah dikala itu. masuk kelas dan merasa asing, karena sebelumnya gw berada di SMP swasta sedangkan masuk SMA Negeri. anak anaknya bertingkah aneh, seperti mau menggigit, menurut gw.
dan entah emang masih jamannya, lagi lagi gw mendengar bel istirahat berbunyi, gw pikir hal itu cuma ada hanya dimasa SD, tapi sampai SMA pun ada. mungkin bel istirahat sudah menjadi budaya yang melekat di Pendidikan Indonesia. ketika sedang asyik memainkan HP di kelas, terlihat seorang murid perempuan yang tak asing. awalnya saling liat liatan untuk saling memastikan. tapi karena gw takut salah orang, ya gw memutuskan untuk tetap asik dengan HP gw. tak lama gw mendengar suara perempuan yang menyebutkan nama SD gw dulu dan menebak nama gw. ketika memutuskan untuk melihat sumber suara, ternyata dia adalah murid perempuan yang menurut gw ga asing tersebut. dengan agak kurang yakin, gw nanya balik “lah, lw anak SD 107 juga?”, dan dia jawab “iyaa,gw Ani..lw siapa?”. *what?Ani?Ani siapa nih?Ani yang gw kenal kah?* dalam hati membatin tapi tetep gw jawab “gw Aldi..lw Ani Ariandini?” gw sebut aja nama panjangnya dan jawabannya “iyaa dii..”, waw!!!amazing!!how come??? setelah 3 taun berpisah, bertemu lagi di sini, SMA, rasanya itu seperti naik paus pembunuh nembus ke langit ke tujuh dan bertemu peri paling manis di alam jagad raya!.oke ini lebay.

akhirnya berbicara sedikit mengenai kabar dan beberapa pengalaman kecil di SMP sebelum akhirnya bel masuk sekolah berbunyi. beda, saat ini Ani lebih manis menurut gw dan lebih terlihat dewasa. sungguh pengalaman hari pertama SMA yang menyenangkan dan tak terlupakan.
seperti dulu, tidak ada yang berubah dari kepintaran dan kebaikannya, selalu cepat tangkap dalam soal matematika, selalu baik untuk mengajarkan teman temannya yang ga bisa dan selalu bersikap biasa, tidak terlihat seperti dia yang paling bisa. Ani, yang membedakannya hari ini dengan hari kemarin adalah, dia lebih manis, cantik dan dewasa. seakan tidak bosan bosannya gw melihat dia walaupun berada di dalam kelas yang sama.🙂

—————————————- TO BE CONTINUED —————————————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s