Speechless

selalu bermimpi dan membayangkan banyak hal random. ingin ke tempat tertinggi di dunia, ingin ke tempat terindah di dunia, ingin berjalan-berjalan ke eropa bersama keluarga, anak serta istri tercinta. banyak deh keinginan gw. tapi nampaknya keinginan gw bukan hal yang random ūüėź

sebelum itu, terkadang suka berpikir tentang tata cara menyatakan cinta kepada seseorang. dibawah piramida Mesir di malam hari dengan langit penuh bintang, gw bilang itu romantis. menyatakan di puncak menara eiffel ataupun hanya sekedar di depannya dengan background menara eiffel juga romantis. di Pantai Kuta, Bali, di malam hari juga cukup romantis. tapi,apakah untuk menjadi romantis lw harus mengeluarkan banyak uang?awalnya menurut gw sih iya, tapi setelah melihat video yang gw share di bawah ini, gw jadi yakin, hal simpel pun akan membuat pernyataan cinta lw kepada seseorang akan terlihat romantis ūüôā

video dibawah ini merupakan salah satu dari sekian banyak video yang gw tonton dan gw Speechless ngeliatnya. karena suka berbagi, jadi gw akan share video tersebut, siapa tau bisa jadi inspirasi bagi lw para lelaki untuk menyatakan rasa sayang dan cinta lw kepada seorang wanita. Check this out!

note : gw bilang romantis karena selain cara penyampaian, video ini dibuat dengan menggunakan backsound yang sangat tepat ūüôā

The Best Awkward Moment.

siapa sih yang ga pernah canggung? merasa aneh karena suatu hal yang membuat lw bingung untuk memberikan kesimpulan tentang kelakuan lw.

mungkin, bagi gw, gw akan merasa aneh dan kikuk ketika menyapa orang yang (sebenernya) gw ga tahu siapa orang yang gw sapa tapi gw terlanjur memanggilnya dengan teriakan nama seseorang yang sudah gw kenal. atau lw udah sms-an dengan seseorang lama dan seperti kenal satu sama lain tapi pas lw tau, ternyata lw salah sms.

biasa, pasti banyak yang bilang hal-hal yang gw sebutin itu biasa aja. oke, gw ganti kasusnya.¬†blind date, date itu kencan, blind itu buta jadi ya kencan buta. kita,lw,gw melakukan sebuah kencan tapi kita ga pernah tau siapa orang yang (akan) kita kencani hingga bertemu disuatu tempat. hal biasa yang dapat berubah menjadi awkward moment ketika lw tau yang lw kencani adalah anak dari bos bokap lw,misal. atau ternyata si doi merupakan anak dosen pembimbing skripsi lw. mungkin lw akan kikuk dan merasa semua tindakan yang ada dipikiran lw itu salah.¬†well, it’s just example bout awkward moment.

inti ceritanya, sebenernya ini bukanlah¬†blind date¬†atau salah sms orang. tapi ini merupakan sebuah “open date” dimana lw tau siapa yang akan kita kencani, mulai dari nama, rumah tinggal, muka, bahkan ukuran sepatu. ketika lw sudah mempersiapkan dandanan terbaik lw untuk bertemu si doi tapi pada saat lw sampai di tempat bertemu lw dengan si doi, tiba tiba tanpa disangka dia membawa cowo lain yang setau lw itu adalah mantannya si doi. melihat mereka berdua cukup dekat dan seketika itu juga lw berubah menjadi¬†seperti¬†“nyamuk” yang berada di cafe tempat nongkrong anak anak gaul. lw duduk bersama satu meja dengan si doi dan mantannya, untuk mengalihkan perhatian lw berusaha untuk sibuk dengan handphone lw, membuka semua sms dari si doi yang membuat lw malah ingin memesan segelas baygon segar.
masa masa seperti itu adalah masa dimana lw bingung untuk memilih apakah pulang dan menangis dipojokan kamar lw atau lw akan tetap berada di cafe itu menjadi “nyamuk” yang paling setia melihat mereka bermesraan tanpa bisa menghisap darah mantan si doi (terlihat nafsu ingin membunuh).

awkward moment, saat kikuk dan aneh tapi lw tidak bisa memilih perlakuan yang paling pantas lw lakukan. terkadang awkward moment terlihat lucu dan kocak tapi ada dimana saat saat lw tidak ingin bertemu lagi dengan si awkward 

Refleksi Panggilan Jiwa

1. sobat, apa sih yg membuat kamu memilih jurusan tertentu utk kuliah ? diri kamu atau orang lain ? jiwa kamu atau persepsi luar ? #BKK

2. 4-5-6 tahun di kampus mungkin terasa cepat utk sebagian orang, tetapi buat sebagian yg lain kampus menjadi neraka dunia. #BKK

3. kenapa ? karena mereka masuk ke kandang singa yg tak pernah mereka mau masuk sebenarnya. mereka membohongi panggilan jiwa nya #BKK

4. akibatnya ? Stress , tertekan dan tidak bisa berkarya karena udah terlanjur depresi parah dan tak mampu berbuat dan berpikir. #BKK

5. sobat, ada ratusan jurusan di Indonesia ini, banyaaaak sekali pilihannya, kenapa harus terjebak dengan apa kata orang dan orang #BKK

6. perbedaan seorang yg kuliah dgn hati dan tidak terletak pada bagaimana dirinya menikmati perkuliahan itu sendiri.kan kuliah utk kamu #BKK

7. bila kamu merasa mahir di masak memasak. kenapa harus enggan…

View original post 1,061 more words

5 Menara di 5 Negara #review

Eropa, Amerika, Mesir, Afrika dan Indonesia merupakan tempat yang menurut gw merupakan tempat-tempat terindah di dunia dan harus dikunjungi oleh setiap orang. dengan berbagai macam budaya, membuat gw sangat ingin mengunjungi ke 5 tempat itu. mencari tahu dan menggali lebih dalam tentang sejarah dari masing masing tempat.

jujur, selain Indonesia, gw belum pernah melihat 4 tempat lainnya, tapi sebuah buku berjudul “Negeri 5 Menara” membuat mata gw terbuka tentang kebudayaan dari ke 5 tempat di atas.

berbicara tentang buku “Negeri 5 Menara”, bagi gw pribadi buku itu sangat¬†recommended¬†dibaca oleh orang orang yang merasa menyesal tentang keputusan yang disarankan oleh orang tua. disaat suatu tempat menuntut ilmu menjadi sebuah¬†brand¬†yang harus dicapai karena melihat namanya yang sudah terkenal dimana mana. bagi orang orang yang masih buta dengan arti kata sukses dan melihat kesuksesan hanya dengan orang yang lulus dari sebuah tempat menuntut ilmu yang sudah dikenal masyarakat awam.
sebuah buku yang harus dibaca bagi orang orang yang takut menggantungkan mimpinya hanya masalah external yang kurang mendukung. takut dengan perkataan orang lain yang tidak yakin dengan apa yang diimpikan menjadi kenyataan.

buku yang kisah kisahnya terinspirasi dari pengalaman orang dalam kehidupan nyata atau bisa disebut¬†based on true story.¬†cerita seorang anak lulusan pesantren yang selalu bermimpi untuk bisa menginjak tanah eropa tanpa terpikirkan bagaimana mimpi itu dapat tercapai. seorang anak muda yang pada awalnya melihat kesuksesan haruslah melalui jalur yang menurut dirinya bagus dan baik. padahal, ada sebuah kata yang terkutip di buku itu “Tidak semua hal yang menurutmu baik dan benar, baik dan benar juga menurut-Nya”.

pada buku ini juga diperlihatkan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan yang harus dipilih, mau kemana kita dan mau dengan cara seperti apa kita mencapainya?. diperlihatkan jika orang yang ingin sukses harus berusaha sedemikian gigih. sakit, panas, hujan, bahkan badai sekalipun harus dilewati untuk dapat mencapai sebuah kesuksesan. karena Allah tahu batas kemampuan umat-Nya dan Dia juga pasti akan memberikan balasan yang setimpal atas usaha yang dijalankan.

dijelaskan juga cara survive dari sebuah keadaan, dimana kita sebagai manusia terpelajar haruslah terus inisiatif dan berinovasi untuk dapat bertahan dikala keluarga tidak lagi sanggup membiayai kita untuk menuntut ilmu lebih tinggi.

sebuah buku dengan cerita yang dibuat tidak monoton, sedih, senang, gembira, bahkan sampai masalah percintaan anak muda pun diangkat di novel ini. menggambarkan bahwa tidak ada yang sia sia disini selama kita mau berusaha dan bersungguh sungguh. Man Jadda Wa Jada

Ahmad Fuadi, dengan gaya tulisannya, membuat pembaca menjadi terbuai dengan kalimat per kalimat, seperti ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Alif (Tokoh Utama dari Novel tersebut). hal itu membuat buku ini menjadi Best Seller dan merupakan buku wajib baca bagi masyarakat yang menyukai novel bertema kisah hidup, travelling dan budaya.

setelah beberapa bulan kisah novel ini diangkat menjadi sebuah Film Layar Lebar, cukup bagus, semua yang ada di novel dapat disampaikan dengan baik oleh salah satu penulis skenario terbaik Indonesia, Salman Aristo.
akan tetapi, tidak terbayang akan menghabiskan waktu hingga berapa jam jika satu novel dipindah menjadi sebuah film Layar Lebar dalam satu kali tayang. oleh karenanya, ada tulisan tulisan dari A. Fuadi yang tidak difilmkan.

saran dari gw sebagai yang sudah membaca buku serta menonton film, alangkah baiknya untuk terlebih dahulu menonton filmnya baru kemudian membaca buku. karena, jika kalian merupakan pembaca novel sejati dan novel yang kalian baca diangkat menjadi film, kalian akan paham mengapa gw meminta untuk menonton filmnya terlebih dahulu. but, overal, this Film is very good. penyampaian cerita diawal mirip dengan kisah awal di novel akan tetapi di bagian tengah ada¬†something miss which is very important thing. ūüôā

sekian review dari gw, semoga bisa menjadi inspirasi bagi pembaca blog gw untuk mengambil keputusan terbaik dalam membeli buku ataupun menonton film “Negeri 5 Menara” ūüôā

Semua Tentang Ani.

“kriiing..!!” bel istirahat berbunyi dan itu bertanda untuk main bola. semua anak laki laki di kelas pergi ke lapangan untuk segera bermain. gw, yang saat itu telat keluar karena belum selesai menyelesaikan catatan dari ibu guru melihat seorang anak perempuan duduk sendirian sambil asik menyantap bekalnya. terlihat asing dan tentu saja asing, dia adalah anak baru di kelas gw. anak pindahan dari jawa timur. dengan malu malu, gw beranikan diri mendekatinya, kenalan, dan namanya Ani. cukup manis namanya, semanis mukanya. hanya sekedar berkenalan, ya itu yang gw lakukan dikala masih duduk di bangku Sekolah Dasar jika bertemu dengan orang baru, tanpa memperhatikan lebih lanjut. yaiyalah SD, masa iya naksir pada pandangan pertama.

di keesokan harinya, pada saat istirahat, kembali gw melihat Ani duduk asik dengan menyantap bekal yang katanya buatan dari ibunya. tapi saat ini yang gw liat beda, gw pikir Ani adalah anak pemalu, tapi dia ternyata cukup gaul dengan bermain dengan teman cewe gw yang lain dan gw liat anaknya cukup asik.

karena hujan, gw memutuskan untuk tidak bermain bola walaupun teman-teman gw bermain bola. melihat kembali Ani sedang duduk sendirian di teras depan kelas membuat gw memutuskan untuk mengajak berbicara. ternyata dia bernama Ani pindah ke jakarta karena ayahnya dipindah tugaskan ke jakarta, terpaksa dirinya ikut ke jakarta dan kembali melanjutkan sekolah di salah satu SD di bilangan Jakarta. anaknya perempuan yang cukup asik dijamannya, berteman dengan siapa aja dan ga pernah malu untuk berbicara dengan orang yang baru dia kenal, menarik.

di kelas, Ani anak yang cukup pintar dengan matematika, ia selalu menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh ibu guru. dengan kepintarannya, ia juga bukan anak yang sombong dan angkuh, dengan sukarela ia akan mengajarkan teman-temannya yang kesusahan. pintar, gaul, manis, cukup untuk terus mengamatinya dari hari ke hari. ini anak SD udah naksir2an aja gw. *tepok jidat*

untuk mencegah terjadinya pencitraan yang kurang baik, ceritanya gw percepat menjadi beberapa taun ke depan.

hari hari dilewati dengan senang dan sedih hingga sampai dimana saat lulusan SD. beberapa teman deket gw memutuskan untuk mengambil sekolah swasta dikarenakan pada saat itu untuk masuk sekolah swasta tidak diperlukan NEM yang tinggi, berapa pun NEM kalian pasti bisa masuk asalkan tes nya lulus. begitupun dengan gw, karena satu dan lain hal jadi memutuskan untuk mengambil sekolah swasta padahal dari segi NEM masih cukup untuk masuk ke SMP Negeri unggulan dikala itu.
tapi lainnya halnya dengan Ani, saat gw tanya dia memutuskan untuk pergi ke sekolah negeri karena agak dituntut oleh ayahnya untuk sekolah negeri. dengan keputusan tersebut ya gw akhirnya terpisah sekolahnya dengan Ani. Ani si anak perempuan gaul, pintar, dan manis.

3 tahun ternyata waktu yang cukup sebentar berada di sekolah menengah pertama. ga nyesel juga diterima di sekolah swasta, banyak pengalaman dan pelajaran yang di dpt yang gw rasakan hingga saat ini. banyak hal konyol yang gw lakukan juga selama di sekolah, hal  hal yang pastinya sangat gw ingat hingga saat ini, hal yang bisa membuat gw tertawa kalo gw inget kejadiannya dan menyebut hal hal tersebut dengan crazy thing . hal yang gw pun ga nyangka koq bisa ya gw melakukan hal seperti itu. selang hari libur dan ribetnya mencari SMA dikala itu, akhirnya gw mendaratkan kaki gw untuk menambah ilmu gw disalah satu SMA yang berada di tengah kota jakarta.

SMA, yang dibilang anak muda kelewat gaul merupakan masa masa terindah dikala itu. masuk kelas dan merasa asing, karena sebelumnya gw berada di SMP swasta sedangkan masuk SMA Negeri. anak anaknya bertingkah aneh, seperti mau menggigit, menurut gw.
dan entah emang masih jamannya, lagi lagi gw mendengar bel istirahat berbunyi, gw pikir hal itu cuma ada hanya dimasa SD, tapi sampai SMA pun ada. mungkin bel istirahat sudah menjadi budaya yang melekat di Pendidikan Indonesia. ketika sedang asyik memainkan HP di kelas, terlihat seorang murid perempuan yang tak asing. awalnya saling liat liatan untuk saling memastikan. tapi karena gw takut salah orang, ya gw memutuskan untuk tetap asik dengan HP gw. tak lama gw mendengar suara perempuan yang menyebutkan nama SD gw dulu dan menebak nama gw. ketika memutuskan untuk melihat sumber suara, ternyata dia adalah murid perempuan yang menurut gw ga asing tersebut. dengan agak kurang yakin, gw nanya balik “lah, lw anak SD 107 juga?”, dan dia jawab “iyaa,gw Ani..lw siapa?”. *what?Ani?Ani siapa nih?Ani yang gw kenal kah?* dalam hati membatin tapi tetep gw jawab “gw Aldi..lw Ani Ariandini?” gw sebut aja nama panjangnya dan jawabannya “iyaa dii..”, waw!!!amazing!!how come??? setelah 3 taun berpisah, bertemu lagi di sini, SMA, rasanya itu seperti naik paus pembunuh nembus ke langit ke tujuh dan bertemu peri paling manis di alam jagad raya!.oke ini lebay.

akhirnya berbicara sedikit mengenai kabar dan beberapa pengalaman kecil di SMP sebelum akhirnya bel masuk sekolah berbunyi. beda, saat ini Ani lebih manis menurut gw dan lebih terlihat dewasa. sungguh pengalaman hari pertama SMA yang menyenangkan dan tak terlupakan.
seperti dulu, tidak ada yang berubah dari kepintaran dan kebaikannya, selalu cepat tangkap dalam soal matematika, selalu baik untuk mengajarkan teman temannya yang ga bisa dan selalu bersikap biasa, tidak terlihat seperti dia yang paling bisa. Ani, yang membedakannya hari ini dengan hari kemarin adalah, dia lebih manis, cantik dan dewasa. seakan tidak bosan bosannya gw melihat dia walaupun berada di dalam kelas yang sama. ūüôā

—————————————- TO BE CONTINUED —————————————–

Indonesiaku, Bandungku, dimata Dunia

Beberapa hari yang lalu, gw sempet dateng ke sebuah acara dari sebuah Organisasi Anak Muda Dunia (AIESEC) yang diadain di Institut Manajemen Telkom, Dayeuh Kolot. acara itu membahas tentang apa itu AIESEC serta pengalaman-pengalaman Exchange dari beberapa orang member AIESEC. banyak kalangan dari background  yang berbeda beda, mulai dari mahasiswa hingga perwakilan Direktur Utama Yayasan Pendidikan Telkom, karena organisasi ini bersifat multinasional maka sudah bisa dipastikan jika ada sebuah event akan ada foreigners yang akan datang di acara tersebut dan kebetulan disitu datang 4 foreigner dari 4 negara berbeda.

sebelum berbicara ke 4¬†foreigner, gw sempet dikasih tau sama temen gw, mulai dari nama dan negara mereka, 4 orang tersebut ada Vito dari Moldova, Erin dari Korea, Phon dari Taiwan dan Edy dari Jerman. seketikan temen gw ngasih tau kalo si edy itu adalah Islam. cukup kaget karena baru kali ini melihat bule yang tidak ‘terlihat’ seperti seorang muslim dan ternyata ia muslim.¬†Awesome!

ketika acara sedang berlangsung dengan penuh keceriaan, gw melihat ke 4 foreigner tadi sedang ada dibelakang barisan penonton untuk mempersiapkan sesi mereka untuk berbagi pengalaman dan berpendapat tentang Indonesia, khususnya Bandung. melihat kesempatan untuk mengenal lebih jauh, gw memberanikan diri untuk berkenalan walaupun kemampuan conversation gw masih dibawah rata-rata. awalnya gw berkenalan dengan Vito,dilanjut Erin, Phon dan berlabuh di Edy. (pelabuhan kali si Edy).

akhirnya, gw berkenalan dan memberanikan diri untuk bertanya “Are you Moslem?” terus dia jawab “yaa.. :)” cool! seorang bule dari jerman dan dia adalah muslim dimana agama muslim di daerah eropa merupakan agama minoritas. setelah bertanya tentang bagaimana kehidupan di jerman dan khususnya orang muslim, sampai pada pertanyaan tentang “Are you enjoy in Bandung?”, kemudian dia bilang kalau disini itu lebih hangat dibanding di Jerman. Padahal bagi gw,terkadang di daerah Dago udah dingin banget, eh dia bilang disini hangat. kembali lagi gw bertanya masalah tingkat keramaian, dia bilang Bandung itu ramai, macet, dan tidak teratur. motor lewat di trotoar, pengemudi menerobos lampu lalu lintas. sungguh berbeda dengan jerman, walaupun disana ada kemacetan akan tetapi mereka macet dalam keadaan teratur, terorganisir, sehingga orang pun akan merasa cukup nyaman dengan kemacetan yang ada. Edy bilang, saat macet pun, di Bandung terlalu berisik, banyak suara klakson, saling tidak sabar, dan polusi yang berlebihan, menurut dia itu membuat lingkungan menjadi ga sehat. Gw akui, sebagai orang yang berdomisili di Bandung, Indonesia, kemacetan disini itu terkadang membuat jengkel, orang orang yang ga sabar, menerobos lampu lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

setelah berbicara cukup lama, dengan bahasa inggris yang tiba-tiba jadi lancar, akhirnya giliran 4 foreigner tadi untuk sharing pengalaman mereka. awalnya mereka berkomentar masalah yang terlihat jelek, tanpa disangka mereka sharing masalah keadaan lalu lintas di bandung. mereka terkadang bingung dengan tingkah para pengguna jalan, disaar lampu lalu lintas menunjukkan warna merah malah para pengguna jalan khususnya pengendara motor atau mobil justru menjalankan kendaraannya dan itu membuat mereka foreigner harus ekstra hati hati dikala menyebrang bahkan ada salah satu foreigner yang nyaris tertabrak karena ketika mereka menyebrang disaat lampu lalu lintas berwarna merah ada kendaraan yang menerobos. mereka juga berkomentar tentang banyak penjual di trotoar yang mengambil lahan pejalan kaki. menurut mereka itu sungguh mengganggu. yang paling memalukan adalah tingkah orang Indonesia yang mau mengambil video kamera dari salah satu foreigner ketika ia sedang berjalan-jalan di daerah Pasar Baru, Bandung. cukup dengan 4 foreigner bisa mengakibatkan Indonesia jelek di mata dunia.

tapi dibalik semua itu, mereka ( 4 foreigner) sangat senang berada di Indonesia, karena kita warga Indonesia ramah dan friendly. saking friendly nya sampai barang orang lain pun diambil tanpa perlu ijin dari yang punya :p
sikap kita terhadap lingkungan sekitar mungkin masih tertutupi dengan sifat kita yang ramah, tapi apakah dunia akan melihat satu persatu sifat orang Indonesia? dunia hanya melihat sikap kita terlebih lagi terhadap lingkungan, karena sikap merupakan sesuatu yang bisa dilihat langsung tanpa harus mengenal lebih jauh (menurut gw) dan bagi dunia sikap kita terhadap lingkungan dengan adanya cerita atau kasus pelanggaran pelanggaran kecil yang terjadi masih bisa dibilang sangat memprihatinkan.

semoga dengan adanya masukan seperti ini, para anak muda Indonesia menjadi terinspirasi untuk perlahan merubah Indonesia menjadi lebih baik, khususnya untuk diri gw untuk bisa merubah¬†attitude gw untuk lebih baik terhadap lingkungan sekitar. ūüôā