Independent Organization

Selamat pagi dan selamat menikmati ‘weekend’ kawan.

sekali lagi, gw mau menceritakan kisah keseharian gw selama gw hidup di bumi tercinta ini.

gw akan bercerita ttg kehidupan organisasi gw yang bisa dibilang cukup untuk menyita sedikit waktu gw selama 24 jam/hari nya. awalnya gw mengenal sebuah organisasi diluar kampus yang bernama TEDx. TEDx merupakan organisasi dimana disitu kita bisa sharing dan mengutarakan ide-ide kita, menciptakan ide-ide menarik yang dapat diimplementasikan nantinya. di TEDx itu juga terdapat semacam seminar dan merupakan orang-orang terpilih yang bisa ikut sebagai peserta. tapi mungkin bukan jalannya disitu, berkali-kali memasukkan cv dan membuat essay untuk bisa menjadi sebagai peserta ataupun volunteer tapi tidak diterima. karena hanya mengetahui organisasi itu, akhirnya hanya pasrah dan berpikiran ‘mungkin emang hanya disuruh untuk kuliah dan lulus dengan cepat’. smp akhirnya suatu ketika ada seorang teman yang mengajak untuk ikut ke sebuah organisasi bernama AIESEC.

awalnya juga bingung, inti dari penjelasannya temen gw AIESEC itu organisasi internasional yang ada di 112 negara dan pada saat itu juga gw kepikiran ‘harus lihai dalam berbahasa inggris donk ya?’. tapi ternyata ekspektasi gw salah, kata temen gw bahasa inggris tidak menjadi tujuan utama. akhirnya dengan berbekal nekat gw membeli form, mengumpulkan CV dan motivation letter yang semuanya harus ditulis menggunakan bahasa inggris. (katanya ga harus bahasa inggris?!) -_-
setelah mengumpulkan syarat-syarat itu, tak disangka lulus tahap administrasi, kemudian FGD (Focus Group Discussion), interview dan gw menjadi AIESEC-er.

disaat gw keterima menjadi AIESEC-er, gw yang masih penasaran mencoba kembali mengirim CV untuk menjadi salah satu volunteer TEDx yang berdomisili di Tangerang Selatan a.k.a TEDxTangSel. lagi-lagi, berusaha seperti apapun ya mungkin memang bukan jalannya, udah memasuki tahap interview karena satu dan lain hal akhirnya gw meninggalkan interview tersebut. sepertinya memang dijodohkan hanya kepada AIESEC.

setelah masuk AIESEC, banyak pengalaman-pengalaman pertama kali yang terjadi di hidup gw, seperti ikut konference walaupun hanya tingkat local, bertemu orang-orang asing a.k.a foreigner dan langsung berbicara bahasa inggris padahal kondisi saat itu gw berada di tanah indonesia. bahasa inggris gw yang kacau membuat gw kurang pede awalnya, tapi setelah berusaha untuk jujur dan memberanikan diri, mereka (orang-orang asing) pun cukup senang berbicara dengan gw. mungkin mereka juga memahami kesulitan awal berbicara dengan orang asing untuk yang pertama kalinya.

selain itu di AIESEC gw juga jadi tau tentang budaya asing yang sebelumnya ga pernah gw denger dan mungkin bisa jadi hal lucu bagi kita khususnya orang Indonesia. banyak pengalaman menyenangkan sih di AIESEC, terutama dalam hal komunikasi dengan orang lain, menambah juga pertemanan, network yang berguna juga buat dunia kerja. kalo dibilang sibuk atau ga nya itu tergantung pribadi dari masing-masing orang dan bagi gw kesibukan gw di AIESEC nampaknya terbayar dengan bertambahnya ilmu didiri gw. so, just enjoy it!🙂

mungkin ikut AIESEC ini merupakan awal ataupun batu loncatan untuk menuju cita-cita gw🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s