Peraturan Tak Tertulis

setelah hampir 1 dekade ga update blog ini karena satu dan lain hal, akhirnya memberanikan diri untuk curhat (kembali)..

teringat akan cerita seorang teman masalah percintaan. oke, tema kali ini adalah kegalauan. menuntut atau lebih tepatnya seperti memberi ‘suggest’ sama temen gw tentang kebenaran ataupun kesalahan atas tindakan dia.

sebenernya sih dari diri gw juga masih bingung untuk menghadapi masalah seperti ini, dimana harus memilih, memilih, dan mempertahankan. ketika hubungan pacaran lw sedang dalam tahap jenuh dan lw dipaksa untuk memilih, sudahi hubungan lw dengan pacar lw atau pertahankan. menurut gw, dengan bertanya ke sahabat terbaik sekalipun tidak akan menemukan solusi karena lagi-lagi keputusan ada di tangan lw. suatu kebenaran dan suatu kesalahan setiap orang yang (pasti) memiliki persepsi atau pandangan yang berbeda akanlah berbeda pula. suatu keyakinan yg menurut gw cuma ada dalam diri masing-masing orang. peraturan tak tertulis yang terkadang membuat orang pun jadi bingung harus berkiblat kemana. ketika peraturan tersebut terkadang hanya memihak salah satu antara pikiran dan hati. hal yang cukup sulit menurut gw.

peraturan tak tertulis seperti hanya sebuah keyakinan dari masing-masing orang, bisa kita,gw,lw mempengaruhi orang lain untuk mempercayainya tapi bukan hal yang mudah juga. seperti karma, norma, adat, semua itu menurut gw merupakan peraturan tak tertulis, cara meyakini yang paling baik menurut gw paling ya pengalaman. tanpa pengalaman, pasti akan terjadi pergelutan hebat antara si otak dan si hati, malahan peraturan tak tertulis ini yang menurut gw prioritas terbesar membuat anak muda mudah galau, termasuk gw. :p

mungkin peraturan tak tertulis itu bagaikan softskill, dimana tidak akan ada yang mengajari, orang hanya bisa menuahkan ataupun menasihati tetapi belum banyak yang bisa menuduh bahwa orang tersebut salah. peraturan tak tertulis, seperti norma, adat, berlaku karena KEYAKINAN yang dianut oleh sekelompok orang. jadi dalam berpacaran contohnya, keyakinan yang kita yakini lah yang akan menjadi peraturan tak tertulis kita nantinya, masalah salah atau benar itu bisa merupakan hasil kesepakatan dengan pasangan lw. satu hal yang menurut gw pasti, peraturan tak tertulis itu dapat berubah-rubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu karena peraturan tersebut hanyalah sebuah keyakinan. demi terbentuknya peraturan tak tertulis yang baik dan benar, ada baiknya peraturan tersebut mengacu kepada peraturan tertulis yang sudah ada dan diyakini kebenarannya demi menjaga hubungan yang baik🙂

mungkin cukup sebuah tulisan yang agak random dari gw, semoga bisa sedikit share tentang pendapat gw, kalo yang setuju alhamdulillah, ga juga gapapa, karena gw nulis ini berdasarkan keyakinan gw. nite🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s